Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Bapak Arif Havas Oegroseno, Ketua Indonesian Society of Internasional Law Lecturers (ISILL) Prof. Dr. Arie Afriansyah, S.H., MIL., Ph.D., para Narasumber Nasional dan Internasional serta para Dosen, Akademisi, Peneliti dan peserta pelatihan lainya.
Dalam sambutanya Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Pur) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla. IPM., ASEAN Eng menyampaikan apresiasi kepada Indonesia Society of Internasional Law Lecturers (ISILL) yang telah mempercayakan Universitas Hang Tuah sebagai mitra penyelenggara kegiatan yang sangat penting ini.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia lebih dari dua pertiga wilayahnya lautan yang menghubungkan ribuan pulau sekaligus menjadi jalur strategis perdagangan internasional. Kondisi geografis tersebut menjadikan laut bukan sekedar ruang pemisah antar pulau melainkan ruang pemersatu bangsa sumber kesejahteraan sekaligus bagian penting dari kepentingan strategis Nasional.
Dengan Hukum Laut Internasional memiliki peran sangat penting tidak hanya sebagai kajian akademik tetapi sebagai instrumen untuk menjaga kedaulatan negara, melindungi sumber daya kelautan, menjamin kamanan maritim, menyelesaikan sengketa batas wilayah serta memperkuat diplomasi Indonesia ditingkat global.
Diharapkan dengan kerjasama pada pelatihan tingkat dasar menjadi program berjenjang, penelitian bersama, pertukaran akademisi, publikasi internasional, hingga pembentukan kajian Hukum Laut yang memiliki reputasi nasional maupun Internasional.


